Pela, Kecamatan Monta-Bima/ Wingku Media, 11/11/2025.

Pemerintah Desa (Pemdes) Pela kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2025 kepada 15 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat. Penyaluran bantuan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pela ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, sekaligus memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dari total penerima manfaat, sekitar 80 persen merupakan warga lanjut usia (lansia) yang dinilai sangat membutuhkan dukungan ekonomi akibat keterbatasan fisik dan kondisi sosial ekonomi yang lemah. Adapun besaran BLT yang diterima setiap keluarga adalah Rp300.000 per bulan selama 12 bulan, dengan total bantuan mencapai Rp3.600.000 per penerima dalam satu tahun anggaran.
Penyaluran BLT ini dilakukan secara terbuka dan transparan di bawah pengawasan langsung Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pela. Turut hadir pula Pj. Kepala Desa Pela, Bapak Budiman, perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Pj. Kades Budiman, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa untuk menekan angka kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kesejahteraan warga desa, terutama kelompok rentan seperti lansia.
“Kita semua tahu bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang tidak mudah. Melalui BLT Dana Desa ini, pemerintah ingin membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat agar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Budiman di hadapan masyarakat penerima bantuan.
Lebih lanjut, Budiman menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara menyeluruh dan tidak ada dana yang ditahan. Ia menekankan bahwa amanah dari pemerintah pusat harus disalurkan secara tepat waktu dan tepat sasaran.
“Apalagi ini namanya bantuan langsung, maka tidak ada alasan bagi kita untuk menunda, menahan, atau menyimpan dana tersebut. Begitu dana diterima oleh desa, harus segera disalurkan kepada masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Budiman juga menghimbau kepada seluruh penerima manfaat agar menggunakan bantuan yang diterima secara bijak. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, bukan untuk keperluan konsumtif yang tidak mendesak.
“Kami berharap bapak dan ibu bisa memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Gunakanlah untuk membeli sembilan bahan pokok, agar kebutuhan rumah tangga tetap tercukupi,” imbuhnya.
Namun, tidak semua penerima manfaat dapat hadir langsung dalam kegiatan penyaluran tersebut. Tercatat sebanyak 4 orang lansia ( Juleha, Siti Maryam, Jaenab dan Malik ) tidak dapat menghadiri acara karena kondisi fisik yang lemah atau terkendala jarak menuju Aula Kantor Desa Pela. Menyikapi hal tersebut, Pj. Kepala Desa langsung menginstruksikan Bendahara Desa bersama anggota BPD serta Kepala Dusun Lambaka untuk menyalurkan BLT secara door to door ke rumah masing-masing penerima.
“Kami tidak ingin ada warga yang dirugikan hanya karena tidak bisa hadir. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa bantuan tetap sampai ke tangan yang berhak, bahkan jika harus diantar langsung ke rumahnya,” ungkap Budiman.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama keluarga penerima manfaat yang tidak dapat hadir. Mereka merasa diperhatikan dan terbantu oleh pemerintah desa. Salah satu warga penerima, Ibu Juleha Arsyad (72 tahun), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Saya sudah tua dan tidak kuat berjalan jauh, tapi bantuan tetap diantar ke rumah. Ini sangat membantu untuk kebutuhan makan sehari-hari,” tuturnya haru.
Di akhir kegiatan, Budiman juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar tetap taat membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan desa. Menurutnya, kesadaran pajak adalah wujud tanggung jawab bersama dalam memajukan Desa Pela.
“Meskipun kecil, pajak yang kita bayarkan akan kembali lagi dalam bentuk pembangunan dan bantuan seperti ini. Jadi mari kita sama-sama sadar pajak demi kemajuan desa yang kita cintai,” pungkasnya.
Dengan tersalurnya BLT Dana Desa Tahap II Tahun 2025 secara lancar, Pemerintah Desa Pela berharap agar bantuan tersebut benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat komitmen desa dalam membangun kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

Writted By, Divisi08




