Skip to content
March 28, 2026
  • Home
    • Home
  • Katalog Buku
    • Produk
  • Layanan Penerbitan
    • Terbit Buku
    • Konversi Artikel Ilmiah
    • Pengurusan HKI
    • Desain Layout Buku
  • News
    • Politik Hukum
    • Artikel & Opini
    • Olahraga & Kesehatan
    • Pendidikan & Sosial Budaya
    • Wisata & Jelajah Alam
    • Opini Pakar
    • Diskusi & Kajian
    • Motivasi & Kiat Sukses
  • PROFIL PENERBIT
    • Tentang Kami
PT. Wingku Education Publishing

PT. Wingku Education Publishing

Bangsa Literat, Saling Membesarkan

Primary Menu
  • Home
    • Home
  • Katalog Buku
    • Produk
  • Layanan Penerbitan
    • Terbit Buku
    • Konversi Artikel Ilmiah
    • Pengurusan HKI
    • Desain Layout Buku
  • News
    • Politik Hukum
    • Artikel & Opini
    • Olahraga & Kesehatan
    • Pendidikan & Sosial Budaya
    • Wisata & Jelajah Alam
    • Opini Pakar
    • Diskusi & Kajian
    • Motivasi & Kiat Sukses
  • PROFIL PENERBIT
    • Tentang Kami
Watch
  • Home
  • Pendidikan & Budaya
  • “Wujudkan Sekolah Ramah, Tanpa Penindasan”
  • Pendidikan & Budaya

“Wujudkan Sekolah Ramah, Tanpa Penindasan”

wingkueducationpublishing September 8, 2025

Share this:

  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on X (Opens in new window) X

Oleh : Nurfadillah

Bima – Kasus perundungan (bullying) yang marak di lingkungan sekolah mendorong mahasiswa PPL STKIP Taman Siswa Bima, Nurfadillah, bersama dosen pembimbing lapangan, Edy Suparjan, membuat sebuah video kampanye berjudul “Wujudkan Sekolah Ramah Tanpa Penindasan”.

Video tersebut menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang kerap terjadi di sekolah, mulai dari pelecehan, pemalakan, hingga pemaksaan terhadap siswa lain. Dalam alur ceritanya, korban digambarkan mengalami tekanan fisik maupun psikologis akibat tindakan teman-temannya.

Namun, pesan utama yang ditonjolkan adalah peran guru dan lingkungan sekolah dalam mencegah serta menangani perundungan. Guru dalam video menegaskan bahwa bullying bukanlah gaya atau tren, melainkan bentuk kekerasan yang merusak persahabatan sejati. Siswa juga diajak untuk saling mendukung, menghargai, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta penuh kasih sayang.

Menurut Nurfadillah, tujuan kampanye ini adalah memperkenalkan jenis-jenis kekerasan di sekolah agar pihak guru lebih peka terhadap dampaknya. Dengan demikian, diharapkan guru mampu bertindak cepat dan bertanggung jawab dalam mencegah maupun menangani kasus perundungan.

“Saya menjelaskan dulu tujuan dari pembuatan video lomba kampanye kepada siswa kelas IX A, bahwa membuat video singkat untuk mengajak teman-teman agar tidak melakukan bullying dan kekerasan. Video ini bertujuan menyampaikan pesan kebaikan dengan cara kreatif. Saya juga memberikan contoh sederhana dengan cara menunjukkan video pendek yang ada di YouTube. Saya sampaikan kepada siswa, video kita tidak perlu panjang, cukup 3–5 menit, tapi isinya harus jelas dan bermakna,” ungkap Nurfadillah.

Ia juga menambahkan, pengalaman membuat video kampanye anti bullying ini menjadi sangat berkesan. “Awalnya, saya bersama adik-adik SMPN 4 Monta berdiskusi tentang ide cerita yang sederhana namun mudah dipahami. Kami sepakat menampilkan contoh adegan bullying yang sering terjadi di sekolah, seperti mengejek atau mengucilkan teman, lalu memperlihatkan bagaimana cara mengatasinya dengan sikap saling menghargai dan menyelesaikannya dengan kerja sama. Setelah itu, saya mengedit video dengan menambahkan teks kampanye seperti ‘Stop Bullying’ dan musik latar agar lebih menarik. Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa bullying bukan hanya sekadar perbuatan yang menyakitkan, tapi juga dapat merusak pertemanan dan suasana sekolah. Melalui video kampanye, saya merasa ikut berkontribusi mengajak adik-adik agar lebih peduli, berani menolak kekerasan, dan membangun sekolah yang ramah untuk semua,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nurfadillah mengungkapkan bahwa respons siswa sangat positif. “Respon siswa sangat bagus dan mereka senang, Pak. Mereka sangat antusias dalam proses pembuatan video karena bisa terlibat langsung dalam proyek kreatif dan tertarik memainkan peran sebagai aktor maupun narator. Setelah memerankan adegan bullying, sebagian siswa menyadari betapa tidak enaknya menjadi korban. Mereka mengaku jadi lebih paham bahwa bullying bukan hal sepele. Saat video selesai dan ditonton bersama, siswa merasa bangga karena karyanya bisa menjadi pesan kampanye yang bermanfaat untuk sekolah,” jelasnya.

Video kampanye ini diharapkan dapat menjadi pengingat bersama bahwa menciptakan sekolah ramah tanpa penindasan adalah tanggung jawab seluruh pihak, baik guru, siswa, maupun masyarakat.

Writed,Divisi08/08/09/2025

About the Author

wingkueducationpublishing

Administrator

Visit Website View All Posts

Like this:

Like Loading...

Related

Post navigation

Previous: Guru SD Inpres Lere Mendapatkan Pelatihan Komik Dari Dosen STKIP Taman Siswa Bima
Next: Mahasiswa PPL-KKN STKIP Taman Siswa Bima Pelopori Kampanye Anti Kekerasan di Sekolah

Related News

taman siswa bima bimtak
  • Pendidikan & Budaya

Walikota Bima, Hadiri Acara Bimtaq Mahasiswa Baru STKIP Taman Siswa Bima

wingkueducationpublishing September 22, 2025
WhatsApp-Image-2025-09-08-at-19.30.19-1024x768.jpeg
  • Pendidikan & Budaya

STKIP Yapis Dompu Gelar Pelatihan Software Simulator untuk Guru SMK Bangun Negeri Hu’u

wingkueducationpublishing September 9, 2025
  • Pendidikan & Budaya

Mahasiswa PPL-KKN STKIP Taman Siswa Bima Pelopori Kampanye Anti Kekerasan di Sekolah

wingkueducationpublishing September 8, 2025

Recent Posts

  • MANAJEMEN PENJAS DAN OLAHRAGA
  • Hukum Pidana di Ruang Kelas: Batas Disiplin, Kekerasan, dan Tanggung Jawab Pendidik
  • Personel Piket Sat Polairud Polres Bima Bantu Nelayan Bagan Angkut Hasil Tangkapan ke Mobil Box
  • ANGKATAN 45; Nilai, Keteladanan & Jati Diri Bangsa
  • PARLEMEN DESA; Membuang Ego Sang Aktivis

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025

Categories

  • Artikel & Opini
  • Blog
  • Hukum Ekonomi
  • News
  • Pendidikan & Budaya
  • Produk
  • Sosial Politik
  • Wisata & Jelajah Alam

You may have missed

cover buku Penjas
  • News

MANAJEMEN PENJAS DAN OLAHRAGA

wingkueducationpublishing March 10, 2026
Hukum Kekerasan Tanggungjawab
  • Produk

Hukum Pidana di Ruang Kelas: Batas Disiplin, Kekerasan, dan Tanggung Jawab Pendidik

wingkueducationpublishing March 10, 2026
WhatsApp Image 2026-02-21 at 19.52.31
  • News

Personel Piket Sat Polairud Polres Bima Bantu Nelayan Bagan Angkut Hasil Tangkapan ke Mobil Box

wingkueducationpublishing February 22, 2026
ChatGPT Image Feb 16, 2026, 09_10_00 AM
  • Produk

ANGKATAN 45; Nilai, Keteladanan & Jati Diri Bangsa

wingkueducationpublishing February 20, 2026
  • Home
    • Home
  • Katalog Buku
    • Produk
  • Layanan Penerbitan
    • Terbit Buku
    • Konversi Artikel Ilmiah
    • Pengurusan HKI
    • Desain Layout Buku
  • News
    • Politik Hukum
    • Artikel & Opini
    • Olahraga & Kesehatan
    • Pendidikan & Sosial Budaya
    • Wisata & Jelajah Alam
    • Opini Pakar
    • Diskusi & Kajian
    • Motivasi & Kiat Sukses
  • PROFIL PENERBIT
    • Tentang Kami
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.
%d